Kulgram #8: Advanced WordPress for Blogger

Ketika kita berbicara mengenai blog, ada banyak pilihan dan versi untuk membuatnya. Mau yang gratisan atau berbayar, mau yang sederhana atau mewah juga ada. Atau, mau yang punya banyak fitur atau sekedar menulis blog?

Blog yang saya bicarakan di sini adalah tentu saja blog untuk personal yang ingin membuat branding diri di media online ataupun media sosial. Blog yang tidak didesain untuk ditulis robot atau konten yang dapat menghasilkan traffic sebanyak-banyaknya untuk menghasilkan uang dengan menjadi publisher.

Bagaimana caranya? Saya akan membagikan tips pengalaman menggunakan WordPress selama 8 tahun ini di Kulgram PerempuanWP #8.

Kapan akan dilaksanakan?

Minggu, 12 April 2020 19.30 – 22.00 WIB

Siapa pembawa materinya?

Shintaries adalah blogger Indonesia yang sudah menggunakan WordPress semenjak memulai blog personal di shintaries.com. Saat ini sedang bekerja di perusahaan startup Influencer Marketing Platform dan Founder dari Blogger Perempuan Network, komunitas perempuan blogger dengan jumlah member 5700+ yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kenapa harus WordPress?

Saya punya sederet alasan, tapi yang paling utama ketika memilih WordPress untuk blog adalah sebagai berikut:

  1. CMS yang paling populer di seluruh dunia
  2. Mudah mencari hosting
  3. User friendly bahkan untuk perempuan
  4. Maintenance yang mudah
  5. Dukungan add-on yang bervariasi dan gratis.
  6. Community yang besar seperti @PerempuanWP yang bisa membantu sesama pengguna WordPress.

Tips dari saya, penggunaan WordPress untuk blogger akan saya bagi dalam 3 kategori

  • Foundation & Maintenance (Shared Hosting vs VPS)
  • Performance (Page Speed Loading Blog)
  • Optimisation (AMP & SiteKit)

Di sesi Kulgram#8 PerempuanWP kali ini, ia akan berbagi bagaimana cara membuat blog untuk membuat branding diri melalui media online ataupun media sosial.

Jadi, jangan sampai ketinggalan kesempatan Kulgram#8 PerempuanWP! Segera bergabung di Telegram Perempuan WP dan ajak teman-teman perempuan lain! Untuk informasi lebih lanjut hubungi @aulia-savira dan @devin-maeztri.

Apa Saja Pengalaman Perempuan Berkarya di Dunia Teknologi Informasi?

Komunitas yang ideal adalah komunitas yang terbuka, inklusif, dan ramah terhadap siapa saja. Karena semakin banyak orang dan semakin beragam orang yang dapat berkontribusi ke dalam komunitas dalam bentuk apa pun, maka isi atau manfaat yang didapatkan dari komunitas ini akan menjadi semakin kaya.

Komunitas WordPress di seluruh dunia menjunjung tinggi nilai-nilai transparansi dan inklusivitas, seperti yang dituangkan di Kode Etik WordPress. Ibarat sebuah ekosistem, jika banyak orang yang terlibat dan terlibat aktif maka akan berdampak pada kualitas produk, kepercayaan customer dan meningkatnya bisnis atau proyek yang akan diperoleh.

Dalam rangka International Women’s Day 2020 yang jatuh pada 8 Maret, PerempuanWP mengumpulkan cerita dari beberapa perempuan yang bergerak di dunia TeknoIogi Informasi (TI). Dengan membaca artikel berikut, diharapkan teman-teman dapat memahami bagaimana lika-liku berkarya di dunia TI sebagai seorang perempuan, dan membuat dunia TI menjadi dunia yang lebih ramah kepada siapa saja, bukan hanya laki-laki.

Saya berkecimpung di dunia TI sejak saya kuliah pada tahun 2009.

Sejak awal saya tidak mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan teman-teman saya, di mana teman-teman saya didominasi oleh laki-laki.

Di beberapa tempat saya bekerja, termasuk di tempat saat ini saya bekerja, rekan kerja saya pun masih didominasi oleh laki-laki. Sampai detik ini saya dapat berkomunikasi baik dengan mereka, saya tidak pernah merasa diremehkan ataupun dipandang sebelah mata oleh mereka.

Setiap masukan yang saya berikan bernilai sama dengan masukan yang diberikan oleh teman-teman yang lainnya dan dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan, baik itu bersifat teknis maupun konseptual. Rekan-rekan saya pun tidak sungkan datang kepada saya untuk bertanya mengenai hal-hal teknis, maupun sekedar diskusi ringan seputar dunia TI.

Menjadi seorang programmer perempuan sangat menyenangkan untuk saya. Tidak ada batasan ataupun halangan untuk terus belajar, selama kita memiliki keinginan untuk terus belajar.

Tidak jarang saya sebagai perempuan melihat suatu masalah dari sudut pandang dan cara pikir yang berbeda dengan para laki-laki. Saya dapat lebih mudah untuk menempatkan diri saya sebagai pengguna dari sistem yang sedang dibangun. Hal itu justru menambahkan pemikiran baru yang menjadikan sistem tersebut lebih baik lagi.

Saya sangat bangga sebagai perempuan saya bisa berkontribusi di dunia TI, dan saya sangat berharap semakin banyak lagi perempuan-perempuan tangguh yang mau ikut ambil bagian di dunia TI.

-Dewi Rosalin, Programmer
Lanjutkan membaca Apa Saja Pengalaman Perempuan Berkarya di Dunia Teknologi Informasi?

Kulgram #7: Headless CMS dengan WordPress

Headless CMS adalah CMS yang hanya digunakan sebagai backend saja dan bertujuan agar dapat diakses melalui API (seperti REST atau GraphQL). Akhirnya, frontend developer memiliki kebebasan untuk membangun template sebanyak yang diinginkan, tanpa memedulikan perangkat yang ingin ditargetkan karena pengambilan konten untuk setiap perangkat Headless CMS akan merespon panggilan API.

Di kulgram PerempuanWP #7 , kita akan berdiskusi tentang cara memanfaatkan WordPress sebagai Headless CMS dan insight baru dari penggunaan Headless CMS dalam membangun sebuah situs web.

Kapan akan dilaksanakan?

Minggu, 22 Maret 2020
19.30 – 22.00 WIB

Siapa pembawa materinya?

Adrianti Rusli atau yang biasa dipanggil ‘Adrin’ adalah seorang Frontend Engineer di JYSK Group, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang R&D, manufaktur dan distribusi skincare yang berbasis di Singapura. Selain bekerja sebagai Frontend Engineer, Adrin juga aktif berkontribusi di komunitas web di Indonesia termasuk komunitas WordPress Indonesia.

Lanjutkan membaca Kulgram #7: Headless CMS dengan WordPress

Kulgram #4: Bangun Kesan Pertama yang Baik dengan Onboarding E-mail

Tahukah Anda, e-mail pertama yang Anda kirimkan ke pengguna akan dibuka oleh rata-rata 70-80% orang? Angka ini menurun seiring waktu. Karena itu, e-mail pertama adalah e-mail yang terpenting.

Di kulgram PerempuanWP #4 ini, kita akan belajar cara menyusun onboarding email (atau e-mail pengantar/sambutan) yang menarik dan sesuai dengan brand Anda.

Kapan akan dilaksanakan?

Minggu, 12 Januari 2020 
19:30 – 22:00 WIB

Lanjutkan membaca Kulgram #4: Bangun Kesan Pertama yang Baik dengan Onboarding E-mail

Kulgram #1 PerempuanWP: Optimasi Situs Web dengan Teknik SEO

Kulgram atau Kuliah online melalui aplikasi Telegram pertama yang diadakan oleh PerempuanWP ini akan membahas cara untuk mengoptimalkan situs web di mesin pencarian Google menggunakan teknik dasar SEO.

Siapa pembawa materinya?

Sinar Hadi Wijaya, salah satu tim Raja Kreatif Media.

Kapan akan dilaksanakan?

Sabtu, 16 November 2019, pukul 19.30 – 22.00 WIB

Lanjutkan membaca Kulgram #1 PerempuanWP: Optimasi Situs Web dengan Teknik SEO

PerempuanWP Indonesia

Artikel yang wajib dibaca oleh semua perempuan pengguna WordPress dan siapa pun yang ingin mendukung kontribusi perempuan untuk komunitas WordPress di Indonesia.

Kapan PerempuanWP didirikan?

PerempuanWP dimulai pada tanggal 29 Oktober 2019 ketika akun Twitter @PerempuanWP, channel #perempuanwp di Slack Komunitas WordPress Indonesia dan URL situs web PerempuanWP dibuat. Saat ini juga ada Telegram PerempuanWP.

Lanjutkan membaca PerempuanWP Indonesia