WordCamp: Investasi Menguntungkan bagi Penikmat WordPress

Pada 20-22 Juni 2019, WordCamp Europe (WCEU) yang ketujuh dilangsungkan di Berlin, Jerman. Saya beruntung bisa hadir dan berkesempatan menjadi salah satu MC. Sebuah pengalaman yang membukakan mata, dan memberikan banyak pembelajaran bagi saya untuk terus aktif membangun komunitas WordPress di Indonesia.

Sebelum WCEU 2019, saya terlibat dalam pengorganisasian empat WordCamp di Indonesia. WCEU 2019 adalah WordCamp di luar Indonesia pertama yang saya kunjungi, dan sebuah lompatan besar, karena WCEU adalah WordCamp yang paling ditunggu-tunggu oleh para penikmat WordPress di seluruh dunia.

WordCamp, pertama kali diadakan di tahun 2006 oleh Matt Mullenweg di San Francisco, Amerika Serikat. WordCamp adalah sebuah pertemuan yang diadakan oleh orang-orang yang antusias dengan WordPress, sebuah publishing software yang gratis dan terbuka (open source). WordCamp umumnya dihadiri oleh siapapun yang menikmati keuntungan dari WordPress, baik sebagai web developer, web designer, blogger, maupun pengusaha.

WCEU 2019 dianggap sebagai WCEU terbesar sepanjang sejarah dengan sejumlah 3200 tiket terjual, dan sekitar 2743 orang hadir. Peserta membayar tiket seharga 50 euro dan dapat mengikuti Contributor Day, Conference Day, workshop, WP Cafe, sesi wellness (yoga, guided meditation, mindfulness), after party, dan mendapatkan merchandise, makan siang serta rehat kopi. Seperti halnya di WordCamp manapun, harga tiket WordCamp sebesar 50 euro cukup murah, karena sebagian besar biaya ditanggung oleh sponsor.

Salah satu ruang Contributor Day saat WCEU 2019 di Berlin

Pada Contributor Day, peserta dapat berkolaborasi dengan kontributor lain dan mengerjakan sebuah proyek terkait WordPress seharian penuh. Selama dua hari Conference Day, peserta dapat mendengarkan pengalaman para pembicara profesional di bidangnya selama 40 menit (talk) atau 15 menit (lightning talk). Peserta juga dapat mengikuti workshop selama 3 jam untuk mempelajari sebuah topik. Tidak hanya belajar, peserta dapat menjalin relasi dengan para profesional WordPress developer atau designer, membangun bisnis atau memulai inisiatif positif yang dapat membantu banyak orang. 

Mungkin ada orang yang tidak mau terlibat dalam komunitas WordPress karena merasa tidak ada manfaatnya. Mereka juga tidak berminat hadir dalam meetup dan enggan menyisihkan uang membeli tiket untuk hadir di WordCamp. Rasanya mereka perlu diingatkan bahwa mereka menggunakan WordPress dengan cuma-cuma. WordPress sebagai open source platform artinya tidak sedikit orang yang telah menyumbangkan waktu dan keahliannya untuk membangun WordPress core

Ada juga WordPress developer yang membangun dan membagikan theme atau plugin cuma-cuma, atau menyumbangkan kode gratis yang untuk menyempurnakan theme dan plugin yang dibangun orang lain. Selain keahlian teknis, keahlian non teknis juga banyak disumbangkan. Keahlian non teknis membantu memastikan agar WordPress dapat digunakan dan bermanfaat bagi siapapun dan di manapun di seluruh dunia.

WordPress Community

WCEU 2019 memberikan gambaran betapa besar dan aktifnya komunitas WordPress di berbagai negara di Eropa. Salah satu contohnya adalah komunitas WordPress Spanyol. Sejak hari pertama WCEU 2019, saya bertemu dengan banyak orang dari Spanyol yang berperan sebagai organizer, volunteer, speaker atau peserta. Menurut sebagian orang, jumlah WordPress Meetup di Spanyol adalah salah satu yang terbesar di dunia. 

Saya coba telusuri dan ternyata ada sekitar 54 WordPress Meetup, dan sebanyak 13 WordCamp pernah diadakan di Spanyol. Jumlah tersebut menunjukkan betapa besar semangat berbagi dan aktifnya komunitas WordPress di Spanyol. Tidak heran jika banyak komunitas WordPress Spanyol yang datang dan berkontribusi di WCEU 2019. Dan tidak heran, jika di tahun 2015 WCEU pernah diadakan di Spanyol. Selain itu, volunteer WordPress berbahasa Spanyol meraih pencapaian yang luar biasa dengan menerjemahkan situs meta, aplikasi WordPress. 200 plugin teratas juga telah diterjemahkan 100%, sehingga tidak ada lagi terjemahan yang menunggu untuk ditinjau. 

Selain komunitas WordPress dari Spanyol, saya juga bertemu dengan banyak orang yang aktif di komunitas WordPress di negara-negara seperti Inggris, Jerman, Jepang dan Eropa Timur. Mereka tidak hanya aktif dengan mengadakan WordPress Meetup atau WordCamp, tetapi juga aktif menyumbangkan pengalaman dan keahlian mereka untuk komunitas WordPress di seluruh dunia. 

Salah satu contohnya adalah Ines, seorang pembicara WCEU 2019 dari Amerika Serikat yang memulai inisiatif untuk membantu volunteer dan speaker yang mengalami kesulitan finansial untuk hadir di WCEU. Ines memulai DonateWC.org berangkat dari pengalaman pribadinya. Semangat berbagi yang ditunjukkan oleh Ines sejalan dengan WordPress sebagai sebuah open source platform, yaitu keterbukaan dan kebersamaan. Ines membangun sebuah situs web WordPress untuk mengumpulkan donasi bagi volunteer dan speaker yang membutuhkan bantuan finansial untuk menghadiri WordCamp. 

WordPress Inclusiveness 

Di setiap WordPress Meetup atau WordCamp, ada aturan main, Code of Conduct (CoC), yang harus ditaati dan dihormati oleh semua orang yang terlibat dan hadir. CoC bukan hanya tentang do’s and don’ts, tetapi juga untuk memastikan kegiatan komunitas WordPress yang diadakan terbuka, bersahabat, aman dan ramah bagi semua orang. “Making WCEU for everyone” bukan hanya sekedar slogan, sebuah laman di situs web WCEU 2019 didedikasikan untuk menyampaikan upaya penyelenggara untuk memastikan WCEU 2019 ramah bagi peserta berkebutuhan khusus.

Berkebutuhan khusus juga termasuk peserta yang membutuhkan visa untuk datang ke Jerman. Bagi sebagian orang, menghadiri WordCamp tidak mudah. Ketersediaan finansial untuk tiket, penginapan, dan uang saku untuk makan dan transportasi lokal menjadi salah satu kendala. Belum lagi urusan visa yang kerap menjadi mimpi buruk bagi peserta dari beberapa negara. Diskusi mengenai peserta yang batal menghadiri WordCamp karena tidak mendapatkan visa mencuat. Salah satunya datang dari komunitas WordPress Brazil, yaitu Anyssa. 

Bersama Matt Mullenweg dan relawan WCEU 2019 yang juga penyelenggara WC Asia 2020

Kebetulan saat sesi oleh keynote speaker, kami duduk bersebelahan. Anyssa mengajukan pertanyaan mengenai dukungan Automattic, perusahaan dibalik WordPress yang dipimpin Matt Mullenweg, terhadap penyelenggaraan WordCamp regional. Ternyata aplikasi visa Anyssa ke Amerika untuk hadir di WordCamp US juga pernah ditolak dua kali. Anyssa tidak sendirian; banyak kontributor komunitas WordPress dunia yang tidak dapat hadir di WordCamp karena aplikasi visanya ditolak. Maka, penyelenggara WCEU 2019 berusaha tanggap dengan menyediakan formulir bagi peserta yang membutuhkan invitation letter. Biaya tiket bagi aplikasi visa yang ditolak pun akan diganti.

Urusan aplikasi visa yang ditolak bukan hanya tentang terbuangnya waktu dan sumber daya, atau tentang aturan main setiap negara yang berbeda. Akan tetapi juga tentang hilangnya kesempatan bagi seseorang yang telah banyak berkontribusi secara daring untuk bertemu dan berinteraksi langsung di WordCamp. Aplikasi visa yang ditolak juga mengurangi kesempatan bertemunya banyak orang dari berbagai latar belakang dan pengalaman untuk berbagi dan memperkaya WordCamp – semangat keterbukaan WordPress. Ketidakpastian dalam aplikasi visa menjadi PR bersama. Penyelenggara WordCamp di manapun harus berupaya memfasilitasi, dan calon peserta juga harus sigap dalam memproses aplikasi visanya.

Saya sangat beruntung karena tidak mengalami kendala berarti untuk menghadiri WCEU 2019. Suami saya adalah salah satu penyelenggara WCEU 2019 yang menentukan materi, mencari pembicara dan MC. Saya direkomendasikan olehnya untuk menjadi salah satu MC karena saya pernah menjadi MC di WordCamp Jakarta 2019 dan cukup punya pengalaman bicara di depan forum besar. Suami saya juga kebetulan seorang warga negara Jerman, jadi perjalanan ke Eropa, bukan hanya untuk menghadiri WCEU 2019 tetapi juga untuk mengunjungi keluarga dan teman-teman di Jerman. 

WCEU 2019 pun akhirnya menjadi ajang reuni saya dengan beberapa orang yang pernah saya temui sebelumnya saat WordCamp di Indonesia atau yang terhubung secara online. WCEU 2019 juga memberi kesempatan saya bertemu langsung dengan sesama penyelenggara WordCamp Asia, yang akan diadakan di Bangkok, bulan Februari tahun 2020. Saya pun kebagian tugas untuk menemui beberapa sponsor yang berpotensi untuk mendukung WordCamp Asia 2020. Tidak hanya menambah pengalaman pribadi, WCEU 2019 juga berkontribusi dalam membangun komunitas WordPress di Asia termasuk di Indonesia.

Sebagian penyelenggara WordCamp Asia 2020 di WCEU 2019

Semangat keterbukaan, kebersamaan, berbagi dan memberi yang sama ingin saya bangun bersama komunitas WordPress di Indonesia. WordPress bukan sekedar sarana untuk nge-blog atau tentang bagi-bagi akses theme atau plugin gratis. WordPress memberikan peluang bagi banyak orang untuk mempublikasikan karya, pemikiran, dan ide-idenya. WordPress memberikan kesempatan banyak orang untuk mencari nafkah dan membantu banyak orang untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik. 

Menyumbangkan waktu dan keahlian untuk mengembangkan komunitas WordPress di Indonesia rasanya bukan hal sulit dan mustahil dilakukan oleh para penikmat WordPress di Indonesia. Pintu masuk untuk terlibat dan berkontribusi juga selalu terbuka untuk siapapun. Di dalam situs web make.wordpress.org banyak hal yang dapat dikontribusikan yang sesuai dengan minat dan keahlian. Dengan bergabung di dalam Slack Group, kita juga dapat selalu terhubung dan mendapatkan informasi terkini akan berbagai hal terkait WordPress. 

Jadi, tunggu apalagi!? Ayo terlibat dalam kegiatan komunitas WordPress di Indonesia! WordCamp bisa dilangsungkan di kotamu jika WordPress Meetup diadakan secara berkala. Dan jangan menunggu, kamu bisa berinisiatif menjadi WordPress Meetup organizer dan nantinya menjadi WordCamp organizer di kotamu.

Dan jangan lupa tandai kalender untuk kita bertemu di WordCamp Europe 2020 di Porto, Portugal atau WordCamp Asia 2020 di Bangkok, Thailand!

Original Source: devinmaeztri.blog

2 Comments

    • Terima kasih Mas Aris! Bisa dimulai dengan jadi WP Meetup organizer di kota Mas Aris. Lalu nanti jadi WC organizer Mas 🙂 Bisa berkontribusi juga di make.wordpress.org, gabung di slack channel yang sesuai minat. Gabung juga di slack WP Indonesia Mas

Tinggalkan Balasan