Membuat Simulasi VPS di Komputer

Teman-teman mungkin ingin belajar cara setup server sampai situs web bisa berjalan, tetapi belum memiliki biaya untuk menyewa VPS untuk belajar, atau khawatir akan crash dan sia-sia.

Nah disini kita akan belajar cara membuat simulasi VPS di komputer kita masing-masing, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa VPS. Yang terpenting teman-teman memiliki koneksi internet yang cukup untuk mengunduh tools dan linux distribution atau sering disebut distro.

Kali ini, kita akan menggunakan VirtualBox dan distro ubuntu server 20.04 sebagai OS-nya, teman-teman dapat mengunduh dari tautan di bawah ini:

https://www.virtualbox.org/

https://ubuntu.com/download/server

Jangan lupa untuk unduh VirtualBox sesuai dengan OS yang kamu gunakan.

Untuk yang tidak tahu bagaimana cara instalasi Virtualbox, dapat mengikuti video tutorial (berbasis windows) berikut :

Sumber : youtube.com (Cara instalasi Virtualbox)

Setelah selesai melakukan instalasi sekarang saatnya kita membuat VPS, yay! Berikut langkah – langkahnya :

Membuat Box baru

Klik new seperti pada gambar berikut:

Kemudian setup seperti di bawah ini :

Berikan nama sesuai yang dikehendaki, kemudian tentukan machine folder yang memiliki disk space lebih.

Saya sarankan untuk menggunakan ram 1GB, bila ram teman-teman kurang memadai, bisa digeser ke 512MB atau 256MB (mengingat sumber daya yang akan gunakan juga tidak terlalu besar).

Untuk hard disk, bisa pilih yang tengah, dan klik create.

Setelah langkah di atas, tinggal klik next-next sampai pada halaman berikut. Untuk konfigurasinya, saya sarankan minimal di atas 8GB.

Setelah selesai, maka teman-teman akan melihat Box yang telah dibuat.

Instalasi OS

Sekarang kita berada pada langkah terpenting, yakni instalasi OS. Seperti yang saya sebutkan di awal, bahwa kita akan menggunakan Ubuntu server 20.04 sebagai OS-nya.

Tetapi sebelumnya, jangan lupa untuk melakukan konfigurasi agar kita memuat distro yang telah kita unduh :

Jangan lupa klik box, baru kemudian klik settings.

Masuk ke tab storage, kemudian klik empty disk, dan klik icon seperti pada gambar. Dan jangan lupa untuk mencentang Live CD/DVD :

Setelah selesai, tinggal klik start dan VM segera memulai.

Tunggu sampai booting, dan kalian akan berada pada proses instalasi seperti berikut:

Pilih bahasa yang kalian kehendaki.

Pada langkah berikut, kalian pilih continue without updating, untuk mempercepat proses instalasi.

Setelah proses di atas, tinggal teman-teman klik next sampai pada halaman berikut:

Teman-teman hanya perlu memilih done, kecuali ada konfigurasi khusus yang ingin kalian setup.

Ketika kalian sudah yakin dengan setupnya, klik continue.

Masukan data kalian sesuai keinginan.

Ini salah satu langkah terpenting, jangan lupa untuk centang “install openSSH Server”.

Tidak perlu mencentang konfigurasi disini, cukup pilih done.

Proses instalasi berhasil.

Sekarang, tinggal kita menunggu proses instalasi OS.

Setelah proses instalasi berhasil, jangan lupa klik reboot dan matikan box sejenak, karena kita perlu uncheck live disk yang tadi kita centang.

Klik remove Disk from Virtual Drive untuk menghapus.

Agar kita dapat mengakses server-box menggunakan SSH seperti pada VPS biasanya, kita perlu melakukan konfigurasi seperti di bawah ini:

Pada tab Network, pilih Bridged Adapter.

Sekarang, coba jalankan box kalian dengan klik start, jangan lupa untuk memasukan nama pengguna dan kata sandi yang kalian buat.

Setelah selesai jalankan perintah:

sudo apt install net-tools

Kemudian, ketik ifconfig dan tekan enter, maka akan muncul hasil seperti berikut:

Pada baris yang saya lingkari tersebut, adalah internal IP dari server-box kita. Fungsinya agar kita dapat membuka via SSH.

Melakukan koneksi via SSH

Pada bagian terakhir ini, kita akan mencoba untuk masuk via terminal komputer kita (bukan via terminal box).

Caranya cukup sederhana, teman-teman tinggal masuk ke terminal dan masukan command:

ssh aris@192.168.0.9
------------
ssh username@IP-address-box-kalian

Maka akan keluar seperti ini:

Berhasil masuk server.

Hanya masukan kata sandi, dan kita sudah bisa praktek untuk instalasi web server, dan service-service yang dibutuhkan.

Bagaimana proses instalasi dan setupnya? Mudah bukan. Pada artikel selanjutnya saya akan menjelaskan cara instalasi web server sampai dapat menjalankan WordPress.

Akhir kata, terima kasih kepada teman-teman yang telah membaca sampai akhir. Jika ada masukan dan pertanyaan, silakan tinggalkan komentar.

Dan jangan lupa untuk selalu menjunjung tinggi nilai – nilai kesetaraan pada komunitas, Cheers!!.

Thank You,
MadeByAris

Tinggalkan Balasan