5 Hal Penting untuk Membuat Blok WordPress

Gutenberg adalah nama proyek pembuatan penyunting (editor) WordPress yang lebih modern dari yang sebelumnya yaitu Classic Editor. Salah satu tujuan pengembangan Gutenberg adalah untuk lebih memudahkan pengguna membuat tata letak yang indah dengan variasi konten di dalam artikel atau halaman. Sebelumnya hal ini hanya dapat dilakukan dengan menggunakan shortcode, widget dengan bantuan plugin page builder, atau kode fungsi khusus pada tema turunan atau plugin. Proyek pengembangan Gutenberg dimulai pada awal tahun 2017, yaitu sebagai sebuah plugin. Pada Desember 2018 Gutenberg resmi menjadi bagian dari kode inti (core) WordPress; yakni pada versi 5.0. Meski mendapat banyak kritik, baik dari pengguna maupun pengembang, Gutenberg berkembang semakin baik.

Semua konten yang dimasukkan ke dalam penyunting (editor) Gutenberg disebut blok (block). Blok dasar (default) yang menjadi bagian dari kode inti WordPress antara lain: paragraf, gambar, audio, kutipan, galeri, dll. Jika Anda menginginkan blok khusus dengan fungsi tertentu, Anda dapat memilih plugin yang menyediakan beragam blok menarik. Anda dapat mencarinya pada direktori plugin WordPress. Jika Anda tidak menemukan plugin yang menyediakan blok seusai keinginan Anda, maka Anda dapat membuatnya sendiri. Tentunya Anda memerlukan keahlian menuliskan kode program — terutama pemrograman WordPress — dan membutuhkan pengetahuan dasar tentang PHP, HTML, JavaScript dan CSS. 

Lanjutkan membaca 5 Hal Penting untuk Membuat Blok WordPress

Rencana Update WordPress 5.0

Semenjak Matt Mullenweg mengumumkan rencana WordPress 5.0 release tahun ini di WordCamp Euro 2018, akhirnya langkah konkrit dan release lead pun sudah di tetapkan.

Dari artikel diatas, Matt sudah menetapkan release lead untuk setiap components dari Gutenberg untuk di persiapkan di merge ke core WordPress 5.0.

Lanjutkan membaca Rencana Update WordPress 5.0