Petunjuk Umum Penerjemahan WordPress

Petunjuk singkat ini diharapkan dapat memudahkan Anda dalam menerjemahkan agar lebih akurat dan konsisten dengan standar penerjemahan yang disusun oleh komunitas penerjemah WordPress global (Polyglots). Tujuannya adalah agar proses koreksi dan validasi lebih efisien karena potensi kesalahan sudah diminimalkan sebelumnya. Agar kualitas terjemahan Anda maksimal, berikut poin-poin yang perlu diperhatikan:

  • Hindari penerjemahan literal. Terjemahkan secara natural dengan memperhatikan ruang lingkup penerjemahan.
  • Perhatikan penggunaan gaya bahasa formal atau informal sesuai dengan konteks Bahasa Inggris yang digunakan. WordPress cenderung menggunakan gaya bahasa informal tetapi tetap sopan dalam menyampaikan informasi. 
  • Hindari penggunaan slang yang hanya bisa dipahami oleh kalangan tertentu.
  • Perhatikan konsistensi penggunaan kata dalam penerjemahan dengan merujuk pada glossary dan style guide[1]
  • Jangan gunakan istilah khusus yang mewakili pandangan pribadi. Pastikan terjemahan mudah dipahami banyak orang. 
  • Selektif dalam menggunakan terjemahan dari aplikasi penerjemah baik online maupun offline seperti Google Translate. Tinjau kembali sebelum digunakan. 
  • Diskusikan dengan relawan penerjemah lainnya untuk mengurangi potensi kesalahan. 

Jika Anda punya pertanyaan? Silahkan sampaikan di kanal #translation di Slack WP ID.


[1] Bukan resmi dari komunitas WordPress.org Indonesia. Namun bisa digunakan sebagai referensi.

Cara Mudah Mulai Menerjemahkan WordPress

Membuat Akun WordPress.org

Penerjemahan WordPress (Core, Tema dan Plugin) semuanya berlangsung di sini: https://translate.wordpress.org/locale/id/. Untuk berpartisipasi Anda harus memiliki akun WordPress.org yang dapat Anda peroleh di sini.

Memilih Proyek

Langkah selanjutnya memilih sebuah proyek yang akan diterjemahkan. Masuk dengan akun Anda ke Locale Indonesia. Anda dapat menggunakan tab menu kategori atau kotak pencarian yang tersedia.

Komunitas WordPress Indonesia mengajak Anda bersama-sama berkontribusi menerjemahkan proyek WordPress Core dan WooCommerce. Untuk saat ini mari kita mulai WordPress Core. Pilih tab “WordPress” kemudian klik tombol “Translate Project” pada WordPress 5.2.x – Development

Selanjutnya Anda akan masuk ke halaman yang berisi daftar komponen atau paket terjemahan seperti gambar berikut:

Pilih salah satu paket terjemahan (Set/Sub Project). Pada screenshot di bawah, digunakan paket “Administration” sebagai contoh.

Lanjutkan membaca Cara Mudah Mulai Menerjemahkan WordPress

Komunitas WordPress Indonesia Mengajak Anda Menerjemahkan WordPress dan WooCommerce

WordPress merupakan sebuah platform open source yang dibangun oleh komunitas.  Sesuai dengan prinsip open source, siapapun dapat berkontribusi untuk membangun WordPress agar lebih mudah digunakan dan menjangkau pengguna lebih banyak lagi.

Saat ini ada 18 cara untuk Anda berkontribusi: Core, Design, Mobile, Accessibility, Polyglots, Support, Documentation, Themes, Plugins, Community, Meta, Training, Test, TV, Marketing, CLI, Hosting dan Tide — bukan jumlah yang sedikit. Pilihan yang beragam ini memungkinkan siapa saja untuk bergabung sesuai dengan minat dan keahlian, baik developer maupun non-developer. Rincian informasi masing-masing bidang tersebut bisa dilihat di sini: https://make.wordpress.org/.

Bagi Anda yang ingin berkontribusi di tim Polyglots di Indonesia, kami mengajak Anda untuk mulai dengan bergabung di sini: https://bit.ly/slack-wp-id-terjemahan.

Polyglots adalah sebutan untuk tim penerjemah. Tujuan penerjemahan adalah agar WordPress lebih mudah digunakan oleh siapa pun dan di mana pun — bukan hanya oleh penutur atau pengguna yang dapat berbahasa Inggris. Polyglots adalah wadah bagi komunitas pengguna WordPress untuk berkontribusi secara kolektif menerjemahkan WordPress ke Bahasa Indonesia. Menarik bukan?

Khusus komunitas WordPress Indonesia, fokus utama saat ini adalah menerjemahkan WordPress Core dan WooCommerce, karena belum diterjemahkan 100% ke dalam Bahasa Indonesia. Selain itu, terjemahan yang sudah ada mungkin memerlukan revisi atau pembaruan karena bersifat ambigu dan kurang sesuai dengan tujuannya.

Lanjutkan membaca Komunitas WordPress Indonesia Mengajak Anda Menerjemahkan WordPress dan WooCommerce